Distribusi Air PTMB Balikpapan Terganggu Mulai 6 Februari 2026, Warga Diminta Tampung Air
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin
POSKOTAKALTIMNEWS,BALIKPAPAN:
Pelanggan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) diimbau segera menyiapkan
cadangan air. Gangguan distribusi air bersih dijadwalkan mulai Jumat, 6
Februari 2026, menyusul pekerjaan pengonekan Jalur Pipa Distribusi Utama (JDU)
berdiameter 600 milimeter di Jalan Soekarno-Hatta Km 5,5.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin,
menyampaikan bahwa proses pengerjaan diperkirakan berlangsung hingga 2×24 jam.
Selama periode tersebut, suplai air dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM)
Km 8 akan mengalami penurunan tekanan, bahkan berpotensi terhenti total di
sejumlah wilayah.
“Kami mengimbau pelanggan di kawasan terdampak
agar menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Pengonekan pipa ini
sangat penting untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi air bersih di
Balikpapan,” ujar Yudhi, Jum'at (6/2/2026).
Secara umum, wilayah yang mendapat pasokan
dari IPAM Km 8 dipastikan terdampak. Area tersebut meliputi Balikpapan Utara,
sebagian Balikpapan Barat, serta kawasan perbukitan yang bergantung pada
tekanan pompa.
PTMB menargetkan pekerjaan selesai sesuai
jadwal, bahkan berupaya mempercepat proses apabila kondisi lapangan
memungkinkan. Namun demikian, masyarakat diingatkan bahwa distribusi air tidak
serta-merta normal setelah pekerjaan teknis rampung, karena masih membutuhkan
waktu untuk proses stabilisasi tekanan.
Selain menampung air, pelanggan juga diminta
menggunakan air secara bijak selama masa pemulihan berlangsung, agar
ketersediaan air dapat merata bagi seluruh warga.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim di lapangan akan bekerja maksimal agar distribusi air bisa kembali normal secepatnya,” tutup Yudhi.(mid)